Pertandingan pertama Indonesia di ajang SEA Games melawan Singapura di grup B berakhir imbang dengan skor 2-2.
Pada pertandingan yang diselenggarakan di Stadion Utama National Sport Complex, Vientiane, Laos, Sabtu (5/12), Tony Sucipto dkk bahkan sempat tertinggal dua gol lebih dahulu, melalui tandukan Muhammad Safuwan pada menit ke-6, dan tendangan bola mati Mohammad Saiful bin Esah pada menit ke-23.
Gol-gol dari Indonesia di cetak oleh Stevie Bonsapia di menit ke-42 yang berhasila memanfaatkan umpan silang terukur dari Sultan Samma. Sedangkan gol kedua Indonesia diciptakan dari sundulan Rendy pada menit ke-64, memaksimalkan tendangan sudut yang dilakukan kapten Tony Sucipto.
Timnas U-23 Indonesia bahkan mampu tampil dominan mengurung pertahanan Singapura sepanjang babak kedua, dan menciptakan banyak peluang, namun hanya satu peluang yang membuahkan hasil.
Menurut pelatih timnas U-23 Indonesia, Alberto Bica, Indonesia diawal pertandingan sempat nervous.
Menurut pelatih asal Uruguay ini, jika saja pemainnya bisa tampil lepas dan tenang saat menyerang dan bertahan, hasil maksimal bisa didapatkan.
"Secara umum kami tampil bagus. Tetapi di awal pertandingan, para pemain memang nervous sehingga mereka sulit mengembangkan permainan," beber Bica kepada wartawan usai laga.
"Ke depan, hal seperti ini tidak boleh terjadi lagi. Kami harus segera melakukan evaluasi, agar bisa memperbaiki penampilan saat menghadapi tuan rumah Laos dan Myanmar di laga berikut."
Sementara itu, Manajer timnas U-23 Indonesia, Andi Darussalam Tabusalla mengaku kecewa berat atas hasil imbang 2-2 dengan Singapura karena meskipun para pemain timnas junior Indonesia mampu menguasai jalannya pertandingan di babak kedua namun tidak mampu untuk memenangkan pertandingan. jika saja para pemainnya tampil lebih tenang dalam menyelesaikan peluang yang diperoleh, maka poin penuh pasti ditangan.
"Ada sekitar empat peluang emas yang gagal menjadi gol. Padahal di babak kedua, Singapura sudah kehabisan tenaga. Sayang, anak-anak kurang tenang," ujar Salam, panggilan karib Andi Darussalam, kepada wartawan usai laga.
"Selain itu, anak-anak juga kurang berani bermain cepat dari kaki ke kaki. Terlebih di awal babak pertama, setelah banyak mendapat tekanan yang membuat mereka justru tampil grogi."
Ingin Update informasi AC Milan dan Persipura langsung ke Email anda? Silahkan masukan alamat email anda disini.
0 komentar:
Posting Komentar
Trims karena sudah bersedia meluangkan waktu untuk berkomentar di blog saya (Tapi yang SOPAN yach, dan JANGAN melakukan Spaming)