English French German Spain Italian Dutch

Russian Brazil Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

22 November 2009

Inter dan Parma Raih Hasil Sempurna


Liga Italy Serie A telah melaksanakan pertandingan dua pertandingan awal pekan ke-13 yaitu antara Bologna melwan Inter Milan dan Fiorentina vs Parma. Yang menarik adalah kedua tim tamu berhasil meraih hasil sempurna atas kedua tuan rumah.

Inter berhasil menaklukan Bologna di Renato Dal'Arra, Minggu (22/11) dinihari WIB dan Parma menundukkan Fiorentina 3-2 di Firenze juga pada Minggu (22/11) dinihari WIB.

Tampil di kandang lawan, Inter tampil lebih dominan dibanding tim tuan rumah Bologna, yang saat ini menduduki peringkat 15 dengan 12 angka. Bahkan di menit 22, Inter sudah dalam posisi memimpin 1-0 berkat gol tendangan voli Diego Milito.

Namun Bologna bisa mengejar ketertinggalan semenit kemudian. Marco Zalayeta yang mendapat bola dari sisi sayap berhasil mengelabuhi dua pemain belakang Inter dan kiper Julio Cesar dan melepaskan tendangan keras kaki kiri yang menghujam deras ke gawang Inter.

Tiga menit jelang turun minum, Inter kembali unggul dan kali ini Mario Balotelli, pemain yang sedang bersitegang dengan pelatih Jose Mourinho, menjadi pencetak gol dengan sundulan kepalanya.

Memasuki babak kedua, Inter tidak mengendurkan tekanannya. Hasilnya, keunggulan tim tamu makin besar setelah Esteban Cambiasso berhasil menempatkan bola ke gawang Bologna usai menerima umpan dari Milito. 3-1 untuk Inter.

Namun kemenangan Inter sedikit tercoreng karena Douglas Maicon mendapat kartu merah di ujung pertandingan. Beruntung Bologna tak bisa memaksimalkan keunggulan jumlah pemain mereka karena terhalang oleh mepetnya waktu. Inter pun akhirnya keluar sebagai pemenang di laga ini.

Sedangkan Nasib yang sama juga dialami Fiorentina. La Viola kini turun ke posisi lima, masih dengan poin 21 dari 13 laga mereka.

Parma tampil lepas dan terbuka di pertandingan yang dilangsungkan di Artemio Franchi itu. Sejumlah peluang sempat dimiliki pasukan Francesco Guidolin di 20 menit pertama pertandingan.

Namun demikian, tim tuan rumah-lah yang bisa unggul lebih dulu setelah Alberto Gilardino berhasil melesakkan bola ke gawang Antonio Mirante dengan kepalanya di menit 25.

Keunggulan Fiorentia tidak bertahan lama. Lima menit kemudian, Nicola Amoruso bisa menyamakan kedudukan dengan menyambut umpan Cristian Zaccardo dengan sontekannya.

Memasuki babak kedua, Parma balik memimpin. Gol tim promosi Serie A itu dicetak oleh Valeri Bojinov dengan tendangan voli yang sama sekali tidak bisa diantisipasi oleh Sebastian Frey.

Sepuluh menit kemudian, atau tepatnya di menit 62, skor kembali berimbang setelah Gilardino mencetak gol keduanya di pertandingan ini dengan proses yang hampir sama dengan gol pertamanya.

Tapi Fiorentina kembali dalam posisi tertinggal di menit 67 setelah Davide Lanzafame berhasil mengelabuhi lini belakang Fiorentina dan melesakkan bola ke gawang Frey di menit 67.

Tim tuan rumah berusaha membalas gol tersebut di sisa waktu yang ada. Akan tetapi, skor 3-2 untuk tim tamu bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Ingin Update informasi AC Milan dan Persipura langsung ke Email anda? Silahkan masukan alamat email anda disini.

Artikel Terkait



0 komentar:

Poskan Komentar

Trims karena sudah bersedia meluangkan waktu untuk berkomentar di blog saya (Tapi yang SOPAN yach, dan JANGAN melakukan Spaming)

 

Komentar Terakhir

MyBlogLog

Statistik dan Banner

100 Blog Indonesia Terbaik My BlogCatalog BlogRank PlanetBlog - Komunitas Blog Indonesia KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia Banner Exchange Search Engine Submission - AddMe Link Market - Free Link Exchange, Link Swap and Link Trade Directory
Have you ever tried to exchange links, swap links, or trade links? Was it hard? Use link market instead; - it is easy to use, free and very smart. It will save you hours of work.


Increase your back-link numbers and therefore your website's page rank by: 1.Back-links, page rank and keywords ANALYSIS and 2. Back-link rotation exchange rotation system & Google-Bot detection and behavior analysis